Pelabuhan Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang
Pelabuhan tersibuk di Bintan untuk kapal ke Batam, Singapura, Johor dan pulau-pulau Kepri. Dari dekat sini pula pompong berangkat ke Pulau Penyengat.
Pelabuhan Sri Bintan Pura terletak di tepi laut pusat Kota Tanjung Pinang, di pesisir barat daya Pulau Bintan. Pelabuhan ini melayani rute domestik sekaligus internasional, sehingga suasananya ramai sejak pagi. Area keberangkatan domestik dan internasional dipisahkan; penumpang ke luar negeri melewati pemeriksaan imigrasi dan bea cukai.
Rute internasional
- Singapura (Tanah Merah): dilayani Sindo Ferry dan Majestic Fast Ferry, masing-masing sekitar dua kali sehari. Waktu tempuh kurang lebih 1 jam 45 menit hingga 2 jam.
- Johor Bahru, Malaysia (Stulang Laut): umumnya sekitar dua keberangkatan per hari, perjalanan kira-kira tiga jam.
Rute domestik
- Batam (Telaga Punggur): kapal cepat berangkat kira-kira setiap 30 menit dari pagi hingga sore, waktu tempuh sekitar satu jam. Ini pilihan utama bagi yang terbang lewat Bandara Hang Nadim.
- Tanjung Balai Karimun, Selat Panjang hingga Dumai di Riau daratan.
- Kepulauan Lingga (Dabo Singkep, Daik) serta pulau-pulau kecil seperti Benan.
- Moro, Tanjung Batu dan sejumlah tujuan di pesisir Riau.
Rute ke pulau-pulau terpencil biasanya hanya sekali sehari, jadi pastikan jadwal di loket atau pada operator.
Pompong ke Pulau Penyengat
Tak jauh dari pelabuhan terdapat dermaga pompong, perahu kayu bermotor yang menyeberang ke Pulau Penyengat, pulau bersejarah dengan Masjid Raya Sultan Riau. Penyeberangan hanya sekitar 10–15 menit. Perahu biasanya berangkat setelah penumpang cukup, sekitar 15 orang.
Tips
- Datang lebih awal, terutama untuk kapal ke Singapura dan saat akhir pekan atau libur panjang.
- Siapkan paspor dan dokumen masuk untuk rute internasional.
- Cuaca dan gelombang dapat memengaruhi jadwal, khususnya pada musim angin utara.
- Kawasan kota tua, pasar dan kuliner Tanjung Pinang dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari pelabuhan.







