Kuliner

Gonggong – Siput Laut Ikon Tanjung Pinang

Gonggong adalah siput laut yang menjadi ikon kuliner Tanjung Pinang. Direbus sederhana, dicungkil dengan tusuk gigi, lalu dicocol sambal – begitulah cara menikmatinya.

Siput gonggong (Laevistrombus canarium)
Foto: Reinhold Möller Ermell, CC BY-SA 4.0, Wikimedia Commons

Siapa pun yang berkunjung ke Tanjung Pinang cepat atau lambat akan bertemu gonggong. Siput laut bercangkang kecokelatan ini begitu lekat dengan kota tersebut sehingga dijadikan salah satu ikonnya, dan hampir setiap rumah makan hidangan laut di Bintan mencantumkannya di menu.

Apa itu gonggong?

Gonggong adalah sejenis siput laut dari keluarga Strombidae. Para peneliti menggolongkannya ke dalam genus Laevistrombus, meski penamaan spesiesnya masih diperdebatkan. Hewan ini hidup di dasar laut dangkal yang berpasir dan berlumpur, sering di sekitar padang lamun. Perairan Kepulauan Riau, termasuk di sekitar Bintan, menjadi salah satu habitat utamanya. Nama gonggong konon meniru suara gonggongan anjing, sehingga dalam bahasa Inggris siput ini juga disebut dog conch.

Cara menikmatinya

Penyajiannya sangat sederhana. Gonggong biasanya direbus dengan sedikit garam, kadang ditambah jahe agar bau amisnya berkurang. Setelah matang, gonggong disajikan dalam piring besar bersama tusuk gigi.

  • Tusukkan tusuk gigi ke daging di mulut cangkang.
  • Putar perlahan mengikuti lekuk cangkang hingga daging keluar utuh.
  • Cocol ke sambal, lalu nikmati teksturnya yang kenyal.

Memang butuh sedikit latihan, tetapi justru itulah serunya makan gonggong bersama teman atau keluarga.

Di mana mencicipinya?

Gonggong mudah ditemukan di Tanjung Pinang, misalnya di pusat kuliner malam Akau Potong Lembu, yang juga menjual ikan bakar dan aneka hidangan laut lainnya. Restoran kelong di pesisir timur Bintan, seperti di kawasan Trikora dan Kawal, juga menjadikan gonggong sebagai menu andalan. Karena merupakan hasil tangkapan alam, ketersediaan dan ukurannya bisa berbeda dari waktu ke waktu. Jangan lupa bertanya kepada penjual mana gonggong yang paling segar hari itu.