Info Perjalanan

Tips Praktis untuk Liburan di Bintan

Dari transportasi, mata uang, dan zona waktu hingga cuaca dan etika berpakaian – hal-hal yang perlu diketahui sebelum berangkat ke Bintan.

Tanjung Pinang Harbour

Bintan mudah dijangkau, tetapi beberapa informasi praktis akan membuat liburan lebih lancar.

Berkeliling pulau

Bintan cukup luas, dan jarak antara kawasan resor Lagoi di utara, Tanjung Pinang di selatan, serta pantai-pantai di pesisir timur cukup jauh.

  • Mobil dengan sopir – Pilihan paling populer bagi wisatawan, terutama untuk tur sehari atau perjalanan ke pesisir timur.
  • Taksi – Tersedia di sekitar pelabuhan dan kawasan resor.
  • Aplikasi transportasi – Grab beroperasi di Tanjung Pinang dan di kawasan Bintan Resorts (Lagoi), sedangkan Gojek terutama di Tanjung Pinang. Di luar area tersebut, ketersediaannya terbatas.
  • Shuttle resor – Banyak resor di Lagoi menyediakan antar-jemput dari pelabuhan Bandar Bentan Telani.

Uang dan waktu

Mata uang resmi adalah rupiah (IDR). Siapkan uang tunai untuk warung dan pasar, karena tidak semua tempat menerima kartu. Bintan menggunakan Waktu Indonesia Barat (WIB, UTC+7), satu jam lebih lambat dari Singapura.

Cuaca dan waktu terbaik

Bintan beriklim tropis dan hangat sepanjang tahun. Musim angin utara, kira-kira November hingga Januari, membawa lebih banyak hujan dan laut yang lebih berombak, sehingga beberapa aktivitas air bisa terbatas. Periode yang lebih kering dan laut yang lebih tenang biasanya dimulai sekitar Februari hingga pertengahan tahun. Meski begitu, hujan tropis singkat bisa turun kapan saja.

Etika dan berpakaian

Mayoritas penduduk Bintan beragama Islam. Saat mengunjungi masjid, misalnya Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat, kenakan pakaian yang menutup bahu dan lutut, dan perempuan sebaiknya menutup rambut. Lepas alas kaki sebelum masuk. Di luar kawasan resor, pakaian yang sopan juga lebih dihargai.

Dokumen masuk

Peraturan visa dan masuk Indonesia dapat berubah sewaktu-waktu. Periksa ketentuan terbaru di situs resmi Direktorat Jenderal Imigrasi atau kedutaan Indonesia sebelum berangkat, dan pastikan paspor Anda masih berlaku cukup lama.