Pelabuhan Kijang: Kapal PELNI dari Bintan ke Jakarta
Pelabuhan Sri Bayintan di Kijang adalah pangkalan kapal penumpang besar PELNI di Bintan, terutama tujuan Tanjung Priok Jakarta. Cocok bagi pelancong yang punya waktu dan ingin pengalaman berlayar jarak jauh.
Kijang adalah kota kecil di pesisir tenggara Pulau Bintan, tidak jauh dari Bandara Raja Haji Fisabilillah. Pelabuhan penumpangnya, yang dikenal sebagai Pelabuhan Sri Bayintan, menjadi titik singgah kapal-kapal besar milik PELNI, perusahaan pelayaran nasional Indonesia. Berbeda dengan kapal cepat di Tanjung Pinang, di sini perjalanan diukur dalam hari, bukan jam.
Kapal dan rute
Pada 2025 dan 2026, dua kapal PELNI yang berpangkalan di Kijang adalah:
- KM Tidar, dengan rute Kijang – Tanjung Priok (Jakarta) – Surabaya – Makassar – Baubau, lalu terus ke Nusa Tenggara Timur hingga Kupang, pulang pergi.
- KM Bukit Raya, yang menghubungkan Tanjung Priok, Kijang, Kepulauan Anambas dan Natuna hingga Pontianak dan Surabaya.
Frekuensinya jauh lebih jarang daripada feri: umumnya hanya beberapa kali dalam sebulan untuk tiap kapal. Pelayaran ke Jakarta berlangsung lebih dari satu hari. Rute kapal PELNI juga dapat berubah tiap tahun sesuai penugasan pemerintah.
Tiket dan persiapan
- Tiket dibeli melalui aplikasi resmi PELNI Mobile atau kanal resmi perusahaan.
- Kapal menyediakan kelas ekonomi dan kabin; kabin lebih nyaman untuk perjalanan panjang.
- Pada musim mudik Lebaran dan libur akhir tahun, kapal sangat penuh, jadi pesan jauh hari.
- Bawa bekal ringan, obat antimabuk dan perlengkapan tidur bila memilih kelas ekonomi.
Menuju pelabuhan
Kijang dapat dicapai dari pusat Tanjung Pinang dengan mobil dalam waktu kurang dari satu jam, dan dari bandara jaraknya lebih dekat lagi. Dari Lagoi perjalanannya jauh lebih panjang, jadi rencanakan waktu yang cukup sebelum kapal berangkat.
Untuk siapa?
Bagi kebanyakan wisatawan, penerbangan ke Jakarta lebih praktis. Namun kapal PELNI menarik bagi backpacker, pelancong lambat, atau siapa saja yang ingin melihat kehidupan sehari-hari di atas kapal antarpulau Indonesia.