Alam & Pantai

Tur Mangrove Sungai Sebung: Hutan Bakau dan Kunang-Kunang

Dengan perahu bermesin, pengunjung menyusuri hutan bakau Sungai Sebung di dekat Lagoi untuk melihat monyet, biawak, dan ular bakau. Pada malam hari, ribuan kunang-kunang menjadi atraksi utamanya.

Akar mangrove di Pulau Bintan
Foto: Kento Ikeda, CC BY 2.0, Wikimedia Commons

Tak jauh dari kawasan resor Lagoi, Sungai Sebung (sering juga ditulis Sebong) mengalir di antara hutan bakau yang lebat. Menyusuri sungai ini dengan perahu adalah salah satu cara termudah untuk mengenal alam liar Bintan tanpa harus berjalan jauh. Dermaga tur berada di sekitar Pelabuhan Bandar Bentan Telani, dan banyak operator menyediakan antar-jemput gratis dari hotel di Lagoi.

Tur siang: mengenal ekosistem mangrove

Tur siang hari menggunakan perahu bermesin dengan pemandu yang menjelaskan tumbuhan dan satwa di sepanjang sungai. Sungai ini melewati zona air asin, payau, hingga tawar, sehingga jenis bakaunya pun beragam, dari Rhizophora dengan akar tunjangnya sampai api-api (Avicennia). Dengan sedikit keberuntungan, Anda bisa melihat:

  • kera ekor panjang dan lutung perak,
  • biawak yang berjemur di tepi sungai,
  • ular bakau yang melingkar di dahan,
  • burung raja udang yang melesat di atas air.

Tur ini umumnya berlangsung sekitar satu jam dan tersedia beberapa kali sehari.

Tur malam: pertunjukan kunang-kunang

Setelah gelap, suasana sungai berubah total. Perahu melaju pelan menyusuri mangrove, lampu dimatikan, dan setelah mata terbiasa dengan kegelapan, kerlip ribuan kunang-kunang mulai tampak di pepohonan bakau, seperti lampu hias alami. Tur malam biasanya dimulai selepas magrib dan juga berdurasi sekitar satu jam. Sebagian operator menawarkan paket gabungan yang dimulai sore hari, sehingga Anda bisa melihat mangrove saat terang sekaligus kunang-kunang setelah gelap.

Tips

  • Pakai lotion antinyamuk dan bawa jaket tipis, karena angin malam di sungai cukup sejuk.
  • Jangan menyalakan lampu kilat kamera; cahaya mengganggu kunang-kunang dan pengunjung lain.
  • Hujan deras bisa membuat tur ditunda. Banyak operator mengizinkan penjadwalan ulang, tetapi pastikan kebijakannya saat memesan.
  • Jangan membuang sampah atau memberi makan satwa liar.

Selain di Sungai Sebung, tur kunang-kunang serupa juga bisa ditemukan di Sungai Kawal di pesisir timur, dekat kawasan Trikora.